TES KERJA 212 MART
TES KERJA 212 MART
MINIMARKET DARI, OLEH DAN MILIK KITA
AMANAH, BERJAMA'AH, DAN IZZAH
Ok guys, pada kesempatan kali ini aku akan membagikan pengalaman tes
kerja di 212 mart. Pada saat itu temanku menchat menanyakan masalah pekerjaanku, ya aku bilang
saja aku sudah resign dari pekerjaanku yang sebelumnya dengan alas an tidak
cocok karena dominan kerja fisik jadi tidak sesuai denganku dan saat ini masih
ingin cari lowongan kerja. Kemudian dia mengirimkanku sebuah info lowongan
kerja yaitu info loker di 212 mart yang baru buka cabang dan sedang mencari
pegawai dengan posisi kepada toko, wakil kepala toko, kasir dan pramuniaga. Dia
mengajakku untuk ikut apply berkas persyaratan, ya aku coba saja karena
persyaratan utamanya adalah pria, lulus SMK/SMA sederajat dan beragama islam
dan beberapa persyaratan lainnya.
Setelah membuat berkas lamaran, aku dan temanku langsung ke tempat
yang sudah ditentukan. Disana tempat yang akan dijadikan minimarket masih dalam
tahap penyelesaian jadi masih belum ada barang/produk apapun. Setelah
menyerahkan berkas, kami pun memutuskan untuk pulang dan menunggu informasi
selanjutnya. Setelah seminggu kami menyerahkan berkas, pada saat membuka WA
ternyata aku dimasukkan ke grup calon karyawan 212 mart dan di grup tersebut
sudah ada informasi bahwa besok pagi jam 08.00 WIB aku dan temanku (kebetulan
kami lulus tahap administrasi) mendapatkan informasi untuk mengikuti tes tulis
dan wawancara di tempat yang sudah ditentukan. Mengetahui hal tersebut aku pun
langsung mencari informasi mengenai 212 Mar karena waktu yang benar-benar
mepet, pada saat itu aku buka WA jam 17.00 WIB.
Keesokan
paginya aku berangkat dari rumah 1,5 jam sebelum pelaksanaan tes, karena jarak
dari rumah ke tempat tes membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Setelah sampai di
tempat tes, aku lihat sudah cukup banyak peserta yang diundang, sekitar 105
orang dan sudah mengantri untuk presensi kemudian langsung ke ruang tes yang
sudah ditentukan. Untuk tes tulisnya, menurutku cukup mudah (bukan
meremehkan/sombong) mungkin karena dulu aku sudah biasa melihat soal-soal tes
PLN, PERtamina, PEtrokimia gresik, dan lain sebagainya yang menurutku memang
cukup sulit. Sedangkan tes tulis di 212 mart ini soalnya ada 10 multiple choice
+ essay (yang kalian ketahui mengenai 212 mart) tentang matematika dasar dan
soal mengenai agama islam. Untu menyelesaikan soal ini kami diberi waktu selama
1 jam. Setelah waku habis, soal dan jawaban diletakkan di atas meja dan kami
dipersilahkan untuk menunggu hasil tes ini 1 jam kemudian.
Selagi
menunggu, aku dan temanku merasa cukup percaya diri dengan jawaban kami
sebelumnya dan berpikir pasti lulus untuk ke tahap wawancara, oleh karena itu
selama 1 jam kami gunakan untuk mempelajari lebih dalam mengenai 212 mart. Setelah
1 jam menunggu, hasil tesnya pun ditempelkan dan kami berdesakan untuk melihat
hasilnya. Aku cari dari atas hingga bawah, dan ternyata aku dan temanku memang
lulus untuk tes selanjutnya. Setelah mengetahui sudah lulus, kami pun disuruh
menuju sebuah ruangan untuk menunggu panggilan wawancara. Setelah tiba
giliranku, aku pun memasuki ruangan dengan cukup percaya diri. Mungkin karena
aku tidak terlalu berharap untuk diterima, karena sejak aku gagal dari PLN aku
memutuskan jika melamar pekerjaan aku tidak akan terlalu berharap untuk
diterima jadi kita lakukan yang terbaik saja, untuk hasilnya itu sebagai bonus
saja atau jika memang aku sudah ditakdirkan kerja disana pasti aku juga akan
diterima, jika memang jalannya disana, meskipun kita lewat jalan a, b, c pasti
pada akhirnya kita akan sampai di tempat yang sama, begitulah prinsipku saat
itu.
Setelah menunggu hasilnya selama 2 hari, akhirnya peserta yang
lulus diumumkan melalui grup chat yang telah dibuat sebelumnya. Tetapi pada
saat itu aku sudah agak down, karena saat itu meskipun tidak ingin terlalu
berekspektasi tapi aku tetap penasaran mengenai hasilnya jadi tiap beberapa
menit sekali. Coba bayangkan dari setelah aku pulang wawancara hingga 2 hari
kemudian aku lihat grup chat tiap beberapa menit sekali dengan perasaan gugup
karena menurut informasi hasilnya akan diumumkan sore hari setelah wawancara
sedangkan pada saat itu ternyata waktunya molor, tidak sesuai dengan yang telah
direncanakan. Akhirnya setelah merasa bosan menunggu, aku memutuskan untuk
tidak terlalu berharap lagi. Siang esok harinya ketika aku tidur siang, aku
dibangunkan oleh telfon temanku, dan dia bertanya apa aku sudah melihat hasil
pengumumannya. Ya aku bilang saja masih belum. Dia pun memberitahukan bahwa
kita berdua lulus untuk mengikuti seleksi tahap akhir yaitu tes kesehatan.
Keesokan harinya tes kesehatan dilaksanakan di rumah sakit yang
telah ditentukan. Aku berangkat setengah jam sebelum tes dilakukan dan disana
sudah berkumpul beberapa anak yang nantinya akan menjadi partner kerja, pikirku
(Insya Allah). Setelah menunggu semuanya dating, tes pun dilaksanakan. Untuk tes
kesehatan ini menurutku tidak terlalu ribet, hanya melalukan tes rontgen dan
tes darah. Untuk tes darah ini menurut informasinya adalah untuk tes HIV. Setelah
melakukan 2 tes tersebut, bagi yang sudah selesai dipersilahkan untuk pulang
dan menunggu akhirnya di grup. Sepulang dari tes tersebut hingga pengumumannya
keluar aku sangat sangat khawatir mengenai hasil tesnya, terutama untuk tes HIV/AIDS.
Bukan karena aku pernah melakukan sex atau apapun, ya jelas enggak, Cuma aku
sangat khawatr jika nantinya positif hidupku akan menjadi seperti apa, pasti
sangat mengerikan dan suram. Karena dari informasi yang aku dapat, penularan
HIV/AIDS bisa melalui beberapa cara bahkan tanpa melakukan sex bebas. Dan saat
itu aku benar-benar memikirkan tentang itu. Aku tipe orang yang berlebihan
dalam memikirkan sesuatu, meskipun hal tersebut belum pasti yang tentunya hal
ini juga mempengaruhi nafsu makanku. Saat itu aku merasa sangat khawatir,
kenapa lama sekali hasil tesnya keluar apa diantara kami ada yang positive HIV/AIDS
hingga harus dirapatkan dulu hasilna sehingga membuat hasilnya sangat lama untuk
diumumkan. Setelah 2 hari menunggu, saat itu sore hari dan aku iseng ingin
mengecek grup dan ternyata ada beberapa pesan dari grup 212 mart. Akhirnya aku
buka pesan tersebut dengan jantung yang sudah berdetak begitu cepat, dan
setelah aku membacanya “Alhamdulillah dari beberapa anak yang telah melakukan
tes, hasil tes kesehatannya baik dan normal tidak ada penyakit apapun yang
serius khususnya tes HIV/AIDS (Reactive semua) sehingga sudah diputuskan
berikut nama-nama karyawan 212 mart:……”. Setelah melihat keseluruhan daftar
nama karyawan tersebut, ternyata namaku tercantum. Finally, aku mendapatkan
pekerjaan lagi di salah satu minimarket yang menerapkan system islam sehingga
aku cukup bangga dan merasa mungkin ini yang terbaik untukku bukan untuk di
dunia saja melainkan juga amal untuk kehidupan di akhirat nanti. Aku pun
langsung sujud syukur karena telah diterima dan yang terpenting adalah aku
tidak mengidap penyakit HIV/AIDS yang beberapa hari ini membuatku sangat
khawatir. Syukur Alhamdulillah. Kenapa aku sangat bahagia meskipun Cuma diterima
di salah satu minirket ini, karena aku bukan dari keluarga kaya, aku
membutuhkan pekerjaan secepatnya untuk membantu keluargaku, aku sudah mencoba
bebrapa tes kerja di beberapa perusahaan tetapi pada akhirnya gagal seakan aku cuma
menghabiskan uang dan waktuku untuk mengikuti tes tersebut, dan alas an yang
terakhir adalah aku membutuhkan tempat kerja yang nyaman menurutku, tidak perlu
gaji yang besar yang penting nyaman untuk hati dan pikiranku.
Itulah pengalaman hidupku dalam mencari pekerjaan, aku harap bagi
pembaca seperti kalian guys, dapat memberikan manfaat dan pengetahuan, semoga. Dan
jika kalian masih tahap mencari perkejaan semoga menemukan pekerjaan yang terbaik
untuk kalian, karena pekerjaan yang diinginkan belum tentu menjadi pekerjaan terbaik
untuk kalian. Jadi berusaha/ikhtiar, berdoa, dan bertawakkal. Semoga berhasil.
Kok ceritanya ngga sesuai sama topiknya hehe
BalasHapusMana materi tesnya kok gak disebutin..
Gajinya berapa sii emng hehehe
Itu nitip/taruh lamarannya dimana ya kak? Mohon infonya
BalasHapusCara melamar ke 212mart itu dimana saya dibogor
BalasHapusKalo boleh tau tes matematika dasar yg kaya gimana
BalasHapusHallo kakak.. boleh minta no hp nya gak? Saya mau nanya2 tentang tes
BalasHapus